WARKO Jajaki Kerjasama Dengan GKPRI Kalimantan Selatan

WARKO Jajaki Kerjasama Dengan GKPRI Kalimantan Selatan

WARKO sebagai Koperasi Milenial terus melakukan ekspansi dan penjajakan kerjasama dalam rangka memperluas pangsa pasar produk ritel Warung, Kios, Toko, dan Ojek anggota WARKO.

Dalam kesempatan audensi dengan GKPRI (Gabungan Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia) Wilayah Kalimantan Selatan yang langsung ditemui oleh H.M. Yahya, MS. sebagai Ketua GKPRI Kalsel.

Adam Nugraha (Founder & CEO WARKO), memperkenalkan kepada Bpk. Yahya aplikasi WARKO yang sangat menguntungkan apabila digunakan oleh anggota-anggota GKPRI Kalsel yang berjumlah 54.000 Orang Anggota yang juga berprofesi sebagai Pegawai Negeri.

Dimana selama ini Pegawai Negeri mulai menerima Gajih secara Non-Tunai, sehingga sangat mudah apabila berbelanja di warung-warung mitra WARKO.

H.M. Yahya sangat tertarik dan akan melakukan rapat internal sebagai ciri khas koperasi yaitu kebersamaan dan gotong royong, beliau mengatakan aplikasi WARKO akan mempermudah dan menguntungkan anggota-anggotanya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

WARKO Audensi Dengan Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan

WARKO Audensi Dengan Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan

Pada senin 3 Februari 2020 Warko berkesempatan beraudensi langsung dengan Dr. H. Gustafa Yandi, M.Si. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan.

Adam Nugraha (CEO & Founder WARKO), di temani Bpk. Gerilyansyah Basrindu, Ph.D (Penasehat WARKO), Mimin (CFO & Founder WARKO), dan juga Hardy Pramana (Penyuluh Kementrian Koperasi & UMKM).

Dalam kesempatan itu, Adam memperkenalkan produk dan fitur WARKO kepada Kepala Dinas Koperasi & UKM Kalsel, juga teknologi dan dampak sosial yang akan diberikan WARKO kepada Masyarakat khususnya di Kalimantan Selatan dan Indonesia pada umumnya.

Dr. Gustafa Yandi, sebagai Kepala Dinas Koperasi & UKM sangat menyambut baik dengan hadir nya WARKO sebagai platform Koperasi milenial dan berdampak perkuatan kepada Warung sebagai bagian dari UMKM yang juga menjadi gugus kerja Diskop UKM Kalsel.

Beliau sangat bangga dan mendukung penuh kegiatan WARKO serta akan memperkenalkan WARKO kepada Menteri Koperasi & UMKM Republik Indonesia, sebagai Koperasi Unggulan dari Kalimantan Selatan

Founder WARKO Jadi Mentor Pada StartUp Weekend Banjarmasin Batch 1

Founder WARKO Jadi Mentor Pada StartUp Weekend Banjarmasin Batch 1

StartUp Weekend Indonesia-Banjarmasin, digelar di pertama kali di Kota Banjarmasin pada 31 Januari-2 Februai 2020, dengan venue Banjarmasin Plaza Smart City pada hari pertama, dan Hotel Banjarmasin International untuk hari kedua dan ketiga.

Acara yang di ikuti oleh 53 peserta StartUp Enthusiast Kota Banjarmasin dan sekitarnya ini menghasilkan 33 Ide Bisnis StartUp, dan 13 Ide yang berhasil lolos untuk di validasi dan di akselerasi model bisnis nya. Dan di bentuk team dari 13 Ide tersebut untuk menjadi Team StartUp.

Adam Nugraha Founder & CEO WARKO di daulat sebagai Mentor, bersama 5 memtro lain yang ditugasi untuk membimbing dan mendampingi team peserta untuk membuat mulai dari validasi market, BMC, prototipe produk, sampai pitch deck yang akan di presentasikan kepada para juri.

Daya tahan tinggi para peserta yang dalam 54 jam, membuat konsep bisnis dan menerima materi dan ilmu-ilmu daging dari para speaker dengan semangat dan antusias yang juga tingggi.

Setelah di pithcing kepada para juri, di hari ketiga, StartUp Weekend Banjarmasin menghasilakn 3 team pemenang, yaitu Nursiter, RumahSinggah.co, dan Ngaji On The Spot.

WARKO Audensi Dengan Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan

WARKO Audensi Dengan Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan

Pada 16 Januari 2020 Warko mendapatkan kesempatan untuk beraudensi langsung dengan Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan itu Adam Nugraha Founder & CEO WARKO yang ditemani Hardy Pramana sebagai penyuluh koperasi dari Kementrian Koperasi dan UMKM yang di tempatkan di Kalsel, menyampaikan program-program yang akan dilaksanakan oleh WARKO, dan juga menunjukkan prototipe aplikasi WARKO yang tak lama lagi akan di rilis.

Bpk. Dr. H. Sirfan Kepala Bidang Kelembagaan menyambut baik program-program bisnis WARKO, dan mengatakan memang seharusnya Koperasi harus kreatif dan inovatif untuk memperkuat kelembagaan Koperasi nya. Karena sejalan dengan program koperasi baik di tingkat provinsi kalimantan selatan maupun di tingkat pusat di Kementrian Koperasi & UMKM.

WARKO dan StartUp Borneo Jajaki Kerjasama Dengan Bank Kalsel

WARKO dan StartUp Borneo Jajaki Kerjasama Dengan Bank Kalsel

BANJARMASIN, RK- Sebagai upaya untuk mengembangkan pelaku Startup lokal di Banua, Komunitas Startup Borneo melakukan penjajakan kerjasama dengan Bank Kalsel.

Penjajakan kerjasama sendiri dilakukan secara konkrit dalam kegiatan Meeting bersama dengan Tim Bisnis Bank Kalsel, Sabtu (11/01/2020) lalu di Kantor Pusat Bank Kalsel di Banjarmasin.

“Dalam meeting yang kita lakukan bersama Bank Kalsel, ada beberapa kerjasama yang kita ajukan, salah satunya kerjasama dalam bentuk transaksi perbankan hingga permodalan,” ungkap Ketua Startup Borneo Adam Nugraha, Selasa (14/01/2020).

Untuk transaksi perbankan diharapkan anggota Startup Borneo bisa menjalin kerjasama melalui beragam fasilitas yang dimiliki oleh Bank Kalsel. Kemudian untuk permodalan diharapkan Bank Kalsel bisa memfasilitasi pengembangan usaha Startup lokal melalui tambahan modal.

“Terkhusus untuk penambahan modal tentunya tidak sama dengan UMKM atau perusahaan. Karena bisnis Startup ini berbeda sekali model bisnisnya,” tambahnya.

Ia pun berharap kedepan melalui penjajakan ini akan ada kerjasama yang konkrit dapat dilakukan komunitasnya bersama Bank Kalsel. Hal ini sebagai upaya dalam mendukung Startup lokal dapat menjadi raja di daerahnya sendiri.

“Saat ini komunitas kami memiliki anggota perserorangan yang mencapai 223 orang, dengan bisnis Startup mencapai 30 buah di berbagai bidang bisnis. Jumlah tersebut tentunya sangat potensial jika dapat bekerjasama dengan Bank Kalsel,” harapnya.

Sementara itu, Bagian Corporate dan Marketing Communication Bank Kalsel Triyadi Hermawan menambahkan, kegiatan meeting bersama Komunitas Start Up Borneo adalah upaya pihaknya untuk melihat sejauh mana potensi bisnis Startup lokal yang ada di Banua.

Hal ini tentunya sejalan dengan upaya Bank Kalsel untuk mengambangkan kerjasama baru dalam hal kredit permodalan di sektor produktif, tidak terkecuali di bisnis Startup.

“Ini merupakan pertemuan kedua yang kami lakukan bersama Komunitas Startup setelah sebelumnya dilakukan audiensi terlebih dahulu dengan Direktur Operasional Bank Kalsel. Semoga kedepannya melalui adiensi dan meeting bersama ini bisa dilakukan kerjasama yang lebih konkrit lagi antara kedua belah pihak,” jelasnya.

Dilain pihak, Pengamat Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Arief Budiman berharap Bank Kalsel di Tahun 2020 dapat lebih kreatif dalam penyaluran kredit di sektor produktifnya.

Salah satunya dengan menggarap pasar kredit di sektor produktif baru yang kini sedang menjadi tren, contohnya kredit di sektor bisnis Startup.

“Bisnis berbasis teknologi atau dikenal dengan Startup kini sedang naik daun. Lini kredit ini saya harapkan juga bisa mulai digarap oleh Bank Kalsel,” bebernya.

Saat ini bisnis Startup sudah sangat berkembang di Kalsel. Bahkan dilihatnya sudah ada beberapa pengusaha lokal yang coba mengembangkan bisnisnya dengan berbasis teknologi.

“Mereka inilah yang harus dirangkul dan dibesarkan melalui kredit dari Bank Kalsel. Hal ini agar eksosistem bisnis Startup di Kalsel dapat semakin berkembang,” tukasnya.(AR)

Telah Terbit di RilisKalimantan.Com

WARKO dan StartUp Borneo Audensi Ke Walikota Banjarmasin

WARKO dan StartUp Borneo Audensi Ke Walikota Banjarmasin

Pada 24 Desember 2019, WARKO sebagai member Komunitas StartUp Borneo Foundation, ikut bersama StartUp Borneo melakukan audensi ke H. Ibnu Sina Walikota Banjarmasin yang bertempat di Rumah Dinas Walikota Banjarmasin, audensi ini selain memperkenalkan Member-member StartUp Borneo, juga berdiskusi tentang ekosistem bisnis startup di Kota Banjarmasin.

Ibnu Sina sebagai Walikota Banjarmasin sangat mendukung kegiatan yang dilakukan StartUp Borneo karena sejalan dengan Visi Walikota yaitu Program WUB (Wira Usaha Baru), yang sampai saat ini sudah melahirkan 2007 Wira Usaha Baru di Kota Banjarmasin.

Selain itu Ibnu Sina juga memberikan perhatian khusus kepada WARKO, karena mampu mencontohkan bagaimana berkoperasi ala milenial, juga mengangkat harkat Warung yang selama ini mulai tergerus dengan keberadaan minimarket ritel modern.

Walikota memberikan instruksi agar berkordinasi dengan SKPD terkait, agar bisa memberikan StartUp Borneo bisa memberikan dampak sosial yang lebih ke Masyarakat, dan bisa sinergi dengan program-program Pemerintah Kota Banjarmasin.

Audensi ditutup dengan menikmati suguhan makanan ringan khas Banjarmasin yang di hidangkan, dan penyerahan kenang-kenangan kepada Bapak Walikota.

Audensi ini di ikuti oleh Pengurus StartUp Borneo Foundation yaitu, Riza Akhyari Ketua Umum/Founder Borneo Trip, Adam Nugraha Ketua/Founder WARKO, Nicko Farizki Sekretaris/Founder Amang Ojek, Mimin Keanggotaan/Founder WARKO, Mahyuddin Media/Founder Cari Gawi